Mengunjungi Bendungan Saguling, Kabupaten Bandung Barat

(Bagian 2 dari 3: lanjutan dari postingan sebelumnya)

Setelah puas berfoto ria di Stone Garden, kami melanjutkan perjalanan ke Sanghyang Tikoro. Menurut teman saya, lokasi Sanghyang Tikoro itu masuknya dari jalan ke Bendungan Saguling, jadi kami tinggal lanjut saja ke arah Cianjur. Ikuti jalan sampai ada papan penunjuk Bendungan Saguling belok kiri. Sesudah itu jalanan mulai melebar, sepi, sejuk, pepohonan di kanan kiri jalan, aspalnya bagus, menanjak meliuk kiri dan kanan…pokoknya asik banget buat yang suka uphill dan cornering!

img_20170215_111135

img_20170215_111130

Enak banget buat ngebut 🙂

Di tengah perjalanan, kami menemukan tempat wisata Sanghyang Heuleut, tapi karena tujuan kami Sanghyang Tikoro, jadi kami abaikan saja. Selain itu, kami juga menemukan Curug Continue Reading

Berkunjung ke Stone Garden, Kabupaten Bandung Barat

Bagian 1 dari 3

Rabu, 15 Februari tiba-tiba menjadi hari libur nasional berkat Pilkada 2017. Saya dan teman-teman merencanakan untuk “jalan-jalan yang dekat saja,” dan hari ini kami memutuskan untuk berkunjung ke Stone Garden, Gua Pawon, dan Sanghyang Tikoro.


Destinasi pertama adalah Stone Garden yang terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Berangkat jam 06.30 WIB dari Cimahi, kami berkendara menggunakan sepeda motor ke arah Cianjur. Sarapan Lontong Sayur sebentar di dekat gerbang Kota Bali Residence, lalu melanjutkan perjalanan sampai akhirnya ada papan penunjuk “Stone Garden” di sebelah kanan jalan. Jalan pun berubah total yang tadinya jalanan aspal menjadi bebatuan lepas dan lumpur becek. Harus ekstra hati-hati dalam berkendara di sini…saya pun cuma berani ngegas secuil aja, yang penting nggak slip 😀 Sampai di pintu masuk, kami bayar tiket masuk Rp 5.000,- dan parkir motor Rp 3.000,-. Murah!

Parkir motor, lalu kami Continue Reading

Situs Megalitikum Gunung Padang: Revisited!

Sabtu, 21 Januari 2017 yang lalu, setelah 3 tahun saya kembali mengunjungi Situs Megalitikum Gunung Padang di Cianjur. Berangkat dari Cimahi jam 6 pagi, perjalanan ke Gunung Padang seharusnya hanya memakan waktu 3 jam saja, tapi saya dan teman-teman baru sampai jam 10:30…nyasar gara-gara Google Maps! GMaps memberikan rute yang ‘sesat,’ jalur mobil dengan rute lebih cepat, eh nyatanya jalur kecil penuh batu lepas dan tanah, hanya bisa dilalui oleh motor. Parahnya lagi rute tersebut harus menyeberangi jembatan anyaman bambu yang cuma bisa dilalui satu orang saja. Jadilah kami putar balik, mengikuti rute yang normal…kacau deh.

Sebenarnya rute menuju Gunung Padang itu sederhana sekali. Dari Bandung, pergilah ke arah Sukabumi sampai ada papan tulisan ‘Gunung Padang belok kiri.’ Simple sekali kan?

Dibandingkan 3 tahun yang lalu, jalan ke Gunung Padang sudah jauh lebih baik. Kondisi jalan sudah membaik, mulus. Ada beberapa bagian jalan yang belum tersentuh perbaikan, tapi masih dalam taraf aman untuk dilalui.

Infrastruktur situs juga mengalami perbaikan. Tangga dari pintu masuk obyek wisata menuju ke lokasi sekarang diberi handrail. Sangat membantu para wisatawan untuk menanjak gunung. Apalagi jalur original yang sangat terjal…kalau tidak ada handrail, sangat berbahaya sekali.

Biaya masuk obyek wisata tidak mengalami perubahan, hanya Rp 5.000,- saja. Sebelum naik ke atas, pastikan bawa air minum, karena pasti akan capek sekali!

img_20170121_111819

img_20170121_105531

img_20170121_105858