Berkunjung ke Stone Garden, Kabupaten Bandung Barat

Bagian 1 dari 3

Rabu, 15 Februari tiba-tiba menjadi hari libur nasional berkat Pilkada 2017. Saya dan teman-teman merencanakan untuk “jalan-jalan yang dekat saja,” dan hari ini kami memutuskan untuk berkunjung ke Stone Garden, Gua Pawon, dan Sanghyang Tikoro.


Destinasi pertama adalah Stone Garden yang terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Berangkat jam 06.30 WIB dari Cimahi, kami berkendara menggunakan sepeda motor ke arah Cianjur. Sarapan Lontong Sayur sebentar di dekat gerbang Kota Bali Residence, lalu melanjutkan perjalanan sampai akhirnya ada papan penunjuk “Stone Garden” di sebelah kanan jalan. Jalan pun berubah total yang tadinya jalanan aspal menjadi bebatuan lepas dan lumpur becek. Harus ekstra hati-hati dalam berkendara di sini…saya pun cuma berani ngegas secuil aja, yang penting nggak slip 😀 Sampai di pintu masuk, kami bayar tiket masuk Rp 5.000,- dan parkir motor Rp 3.000,-. Murah!

Parkir motor, lalu kami pun mulai masuk ke Stone Garden. Berhubung kami berkunjung pada saat musim hujan, jalanan di Stone Garden dipenuhi tanah becek dan lumpur akibat hujan. Demi keamanan dan keselamatan, saya sarankan agar menggunakan sepatu outdoor, jangan menggunakan alas kaki yang lain, karena jalanan di sini sangat licin dan sepatunya akan dipenuhi tanah! Tempat ini dipenuhi bebatuan yang bentuknya unik, dari ukuran kecil hingga ukuran besar. Ikuti jalan terus sampai naik, maka akan terlihat Puncak Panyawangan yang ditandai dengan batu ukuran ekstra besar ditambah tulisan “Puncak Panyawangan” (obviously!). Bergerak ke arah kanan sedikit dari Puncak Panyawangan, saya menemukan sebuah patilasan…tapi entah siapa yang pernah singgah di tempat misterius itu. Sayang, tidak ada orang waktu itu sehingga saya tidak bisa bertanya tentang makam tersebut.

Welcome to Stone Garden!

Welcome to Stone Garden!

Becek!

Becek!

Entah siapa yang pernah singgah di sana.

Misterius.

Secara keseluruhan, tempat ini isinya hanya bebatuan dan ada beberapa saung untuk beristirahat. Tempat yang oke untuk foto-foto. Oh iya, di sini juga ada ruang ganti untuk calon pasangan pengantin yang ingin melakukan foto pre-wedding, loh! Tapi ruang gantinya cuma berupa gubuk sempit dan gelap di tengah-tengah bebatuan, hahaha. Foto-foto lebih lengkap di area Stone Garden saya lampirkan di bawah, enjoy the photos!

Perjalanan pun berlanjut ke Gua Pawon…tapi kami terpaksa tidak jadi ke tempat tsb karena hari sudah mulai siang dan kami khawatir akan pulang terlalu malam, jadi kami langsung melanjutkan perjalanan ke Sanghyang Tikoro.

Episode berikutnya: Mengunjungi Bendungan Saguling (bagian 2 dari 3)

img_20170215_075543

img_20170215_075832

img_20170215_080316

img_20170215_083833

img_20170215_083843

img_20170215_084546

img_20170215_084550

img_20170215_084817

img_20170215_085128

img_20170215_094307

img_20170215_094311

img_20170215_094314

img_20170215_092830

Advertisements

One thought on “Berkunjung ke Stone Garden, Kabupaten Bandung Barat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s