Day 1: Perjalanan Bandung-Bangkok

Senin, 21 Januari 2019


Setelah melakukan serangkaian acara akad nikah dan resepsi pernikahan selama dua hari penuh, tibalah saatnya saya dan istri untuk melakukan perjalanan bulan madu yang telah kami rencanakan ke Bangkok, Thailand. Karena tidak ada direct flight dari Bandung ke Bangkok, kami pilih rute Bandung-Kuala Lumpur-Bangkok. Kami bisa berangkat dengan santai dan kalau dihitung-hitung, biaya yang kami keluarkan tidak berbeda jauh kok bila dibandingkan dengan pergi dari Cengkareng, hehehe.

Kami berangkat dari rumah pukul 06.00, sampai di bandara Husein Sastranegara pukul 06.20. Kami langsung pesan makan untuk sarapan dan tak lupa membeli bekal untuk jaga-jaga jika kami merasa lapar di perjalanan. Setelah itu kami check-in dan menunggu di ruang tunggu. Pukul 07.30 kami pun boarding ke pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur.

Kami terlelap selama perjalanan, karena kami pun masih merasa kurang istirahat. Tak terasa pesawat sudah mau landing. Ternyata kami tiba lebih cepat dari yang dijadwalkan. Kami pun mendarat dengan selamat. Ternyata kami turun di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2). Kami sempat bingung, Continue Reading

Menikah!

Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 19 Januari 2019 (tanggalnya cantik ya, 19-01-2019) saya sudah melangsungkan prosesi akad nikah. Ya, saya akhirnya menikah dengan wanita pilihan saya, wanita yang saya yakini dapat saling membantu dalam menjalani lika-liku kehidupan yang penuh misteri ini. Prosesi pernikahan saya dibagi menjadi dua hari: akad nikah pada tanggal 19 Januari 2019 dan resepsi pernikahan pada tanggal 20 Januari 2019. Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya, siapa tau bermanfaat bagi teman-teman, hehehe.

Sabtu, 19 Januari 2019

Akad nikah


Akad nikah rencananya dilangsungkan pukul 10.00 WIB, bertempat di kediaman calon pengantin wanita. Sehari sebelum akad nikah, saya sengaja cuti dari kantor untuk menenangkan diri (seperti Ujian Nasional saja ya, hahaha). Pagi hari sih saya masih santai-santai dan tenang saja. Begitu sudah malam hari, saya mulai cemas. Saya berpikir banyak macam-macam:

Bagaimana ya kalau besok acaranya terlambat?
Bagaimana ya kalau besok orangtua saya sakit?
Bagaimana ya kalau besok saya salah membaca ijab qabul?
Bagaimana ya kalau besok orangtua saya sakit?
Bagaimana ya kalau besok saya salah membaca ijab qabul?

Begitulah kira-kira isi pikiran saya malam hari sebelum acara akad nikah dimulai. Keesokan harinya, Continue Reading