Mengendarai Salah Satu Legend: Mitsubishi L-300!

13 Mei 2018


Hari ini saya termasuk orang yang beruntung, mencoba mengendarai salah satu legenda hidup dalam dunia otomotif roda empat: Mitsubishi L-300! Walaupun ini mobil lawas, kolot, jadul, kotak, tapi ini salah satu mobil yang dari saya kecil ingin sekali saya kendarai. Alasannya sederhana: Tuas pindah giginya itu lho…ikonik banget!

Mitsubishi L-300 yang saya kendarai merupakan mobil jenis bak terbuka (pick up) keluaran tahun 1997, berwarna hitam. Sudah 21 tahun mobil ini beroperasi. Mobil ini saya pinjam dari teman saya untuk mengangkut berbagai barang dari salah satu supermarket bangunan di bandung. Saya tidak mungkin membawa mobil biasa untuk mengangkut barang2 tersebut, karena berat total barangnya mencapai hampir 1 ton.

Interior

Interior L-300.

Saya buka pintu mobil ini…ah, saya lupa. Ini kan mobil lawas, tidak ada yang namanya central lock. Saya colok lalu putar kuncinya, lalu buka deh. Interior mobil ini…ya seadanya saja. Apa sih yang diharapkan dari mobil Pick Up keluaran tahun 1997? Jok sobek-sobek, dashboard bolong-bolong, missing radio, missing AC (sebenarnya mobil ini dilengkapi AC nggak sih waktu awal belinya?), setir yang kendor sekali, speedometer yang sudah tidak berfungsi..sangat jauh sekali dari kelayakan, hahaha. Akhirnya saya dapat mengoperasikan tuas perseneling yang legendaris itu. Sungguh momen yang sangat berharga bagi saya.

THE LEGENDARY GEARSHIFT!!!

Performa

Saya putar kunci ke kunci kontak, lalu muncul lah indikator-indikator di dashboard. Indikator glow plug masih menyala, artinya aman lah ya untuk start engine. Saya diamkan dulu agar glow plug memanaskan ruang bakar..lalu putar lagi, mesin pun menyala. Bunyi mesinnya sangat berisik, tapi saya senang sekali hahaha.

Saya biarkan mesinnya menyala, sambil memahami gimana sih cara memindahkan gigi mobil ini. Untungnya instruksi gearshifting masih terbaca dengan jelas. Cara memindahkan tuasnya sama seperti mobil biasa, tapi ini tuasnya di samping setir dan posisinya horizontal! Hahaha. Saya coba injak kopling lalu gerakkan tuasnya, mobil pun jalan dan saya semakin excited HAHAHA…tapi kok mobilnya loncat, ganas nih powernya.

Tanpa power steering, saya agak kesusahan membelok-belokkan setir L-300 dalam posisi diam. Tapi kalau sudah jalan, ternyata nggak ada bedanya tuh dengan mobil ber-power steering. Sudah jalan agak jauh, saya coba pindah gigi lagi. Tapi kok mobil malah jauh lebih berat nafasnya…ternyata saya pindah ke gigi 4. JADI SAYA START DARI DIAM MENGGUNAKAN GIGI 3 TAPI MOBILNYA MALAH LONCAT! WOW, SUPER STRONK!….serius, ini mobil tenaganya gede banget. Start dari diam pake gigi 3 tapi mobilnya nggak mati, malah loncat. This beast is overflowing with power. Cool! Nggak heran mobil ini menjadi primadona dalam urusan angkut-mengangkut, baik orang maupun barang.

Speedometer tidak berfungsi..entah sudah dari kapan tidak berfungsi. Odometer menunjukkan angka 33 ribu sekian, tapi mungkin mobil ini sejatinya sudah menempuh satu juta kilometer..bayangkan saja mobil operasional, berfungsi setiap waktu selama 21 tahun..tapi tenaganya masih mantap dan responsif. Mantap pisaan! Untungnya fuel indicator masih berfungsi, jadi saya bisa ngecek jumlah bahan bakar yang ada. Indikator lampu belok dan lampu malam juga masih berfungsi. Not bad.

Speedometer.

Saya coba nyalakan wiper…haduh, nahas sekali kondisinya. Wipernya pelan sekali..kalau hujan deras, gimana ya? Mungkin cuma bisa berdoa saja supaya selamat di jalan..hahaha.

Tibalah saya di jalan lurus. Saya coba mengebut, ingin tau sekencang apa sih L-300 tua ini. Beberapa detik kemudian, seketika saya urungkan keinginan saya. Ini mobil nggak bisa jalan lurus!! Bahaya sekali. Setirnya tidak mau diam, selalu bergerak ke kiri dan kanan. Dan yang lebih bahaya lagi…ketika mobil ini direm, mobilnya langsung berbelok! Wah, kalau begini saya melaju maksimal 40 km/h saja deh. Hahaha. Kalau mobil ini diperbaiki di bagian steering saya yakin mobil ini makin mantap untuk dikendarai. Berhubung ini bukan mobil saya dan saya cuma minjam mobil ini, ya sudah terima apa adanya saja lah ya. Hahaha.


Sungguh pengalaman yang sangat berharga, bisa mengendarai sebuah masterpiece dari Mitsubishi. Dengan segala kekurangannya, saya sangat menikmati mengendarai L-300. Akhirnya keinginan saya sejak kecil terpenuhi juga..senangnya hati ini. Hahaha.

Rating: 5 dari 5 (ini cita-cita saya dari kecil, jadi apapun kekurangannya, saya sangat senang hahaha)

Kelebihan:

  • Tenaganya mantap.
  • Simple.
  • Kuat bawa barang/orang banyak.
  • Everlasting design.
  • Tenaganya mantap. Serius.

Kekurangan:

  • Tidak ada AC (ya iyalah, ini mobil buat angkut barang, bukan buat jalan-jalan cantik).
  • Tidak ada Power Steering (tapi di keluaran terbaru, sudah ada Power Steering).
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s