Tahun Baru

Aku tidak mengerti.

Katanya, merayakan tahun baru masehi itu bukan bagian dari agama kita.

Kulihat, beberapa saudaraku memang tidak merayakan tahun baru masehi dengan acara hura-hura.

Tapi kenapa pula kalian harus membuat acara tandingan? Refleksi diri lah, introspeksi diri lah, evaluasi akhir tahun lah, dsb.

Bukankah dengan begitu, kalian sama saja menganggap bahwa harus ada acara khusus di malam pergantian tahun baru masehi? Yang penting acaranya berbau agama dan tidak mengadakan acara hura-hura seperti mayoritas orang lain.

Aku paham dengan niat kalian. Introspeksi diri itu hal yang baik, kita bisa mengevaluasi diri kita, sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Tapi, bukankah dengan mengadakan acara seperti itu sama saja dengan merayakan pergantian tahun baru masehi?

Sungguh, aku tidak mengerti.

***

Tapi tenang sajalah, saudaraku.

Ini cuma curahan isi kepalaku saja.

Jangan dianggap serius, aku takut kalau di kemudian hari,

ternyata aku yang salah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s