Good bye, RX-KING!

Kiranya kisah kita berdua sampai di sini saja. Jalanan yang semakin macet membuatku harus rela melepaskanmu. Aku sudah tidak kuat menahan hasrat balap yang ada di dalam dirimu, begitu pun dengan dahagamu yang tiada terkira.

*—*

…intinya, berhubung jalanan macet, saya gak kuat nahan kopling (macet tiap hari 6 km PP, sesampainya di rumah tangan kesemutan cuy!), dan dompet juga terkuras beli minuman ijo dan sirup merah (shell super dan oli samping idemitsu). Akhirnya RX-KING saya dilego.

Akselerasi mantap dipadu dengan body yang ringan membuatnya dapat berlari dengan cepat. Ditambah dengan desain body yang simple, suara khas engine 2-tak, dan posisi duduk yang santai…ah, sungguh motor yang sangat bagus. Andai saja perjalanan tiap hari tidak separah sekarang, mungkin saya akan tetap pakai sang raja.

Sekarang, saya beralih pakai matik yang lebih irit dan lebih praktis, cuma gas-rem-gas-rem saja. Sungguh membosankan.

Advertisements

2 thoughts on “Good bye, RX-KING!

  1. Yaah sedih ky dijual. Ga tahan ya macet di daerah rumah kamu semakin tidak manusiawi hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s