Nasib naas layanan CDMA di Indonesia

Beberapa hari yang lalu, bapak saya meminta izin kepada saya untuk meminjam si orange. Wah, ada apa ya?

Ternyata…bapak saya mau hijrah operator telepon dari Flexi ke Telkomsel. Katanya, layanan Flexi mau ditutup.

Wah..ternyata artikel yang saya baca beberapa waktu yang lalu akhirnya terjadi juga. Terus gimana tuh nasib para pelanggan Flexi?

Menurut bapak saya, nomor telepon para pelanggan Flexi akan dialihkan semuanya ke Telkomsel. Ini unik loh, karena kemarin bapak saya coba menghubungi saya memakai nomor barunya ke hp saya, dan ternyata nomornya udah terdaftar. Padahal, itu kan nomor baru…setelah saya cek di Contacts, tiba-tiba nomor telepon yang terdaftar di hp saya berubah! (dari 022xxx menjadi 0851xxx) Keesokan harinya (hari ini), saya coba telepon bapak saya…tapi kok nomor telepon yang terdaftar di hp saya berubah lagi seperti semula (jadi 022xxx lagi :)) )..ya sudah saya telepon saja, eh ternyata nyambung. Sungguh aneh tapi nyata.

Selain itu, pihak Flexi juga menawarkan dua opsi kompensasi. Opsi pertama, kompensasinya berupa hp GSM merk Samsul, tapi pulsanya diisi sendiri. Opsi kedua, kompensasinya berupa pulsa dengan jangka waktu berkala, tiap bulan dapet pulsa 40 ribu…tapi gak dapet hp GSM. Karena bapak saya gak suka hp dengan layar sentuh, dan juga cuma butuh telepon dan SMS, ditambah lagi udah ada si orange, akhirnya bapak saya memilih opsi kedua dan si orange dibeli oleh bapak saya. Hahaha, goodbye orange!

Kenapa ditutup?

Kenapa layanan CDMA gak laku? Padahal kan tarifnya murah banget, apalagi kalau buat telepon-teleponan…serasa pake telepon rumah 😀 Apa karena teleponnya gak gaul? Mungkin fitur-fitur telepon CDMA kalah jauh dengan fitur-fitur telepon GSM, yang notabene dari hari ke hari semakin canggih…smartphone gitu loh.

Atau karena CDMA itu ribet kalau mau dibawa ke luar kota? Berdasarkan pengalaman bapak saya sih, setiap mau keluar kota nomor teleponnya harus di-combo dulu…entah cuma Flexi atau semua layanan CDMA seperti itu ya, saya nggak tau..hahaha.

Yah apapun itu, layanan CDMA sebenarnya murah, namun sayang harus berakhir tragis…empat dari lima operator CDMA resmi menutup layanannya, hanya Smartfren yang bertahan. (sumber)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s