Madiun, kota yang sepi

Mulai bulan Juni ini, saya mengikuti program magang di PT. INKA (Industri Kereta Api) di Madiun, Jawa Timur, selama 4 bulan (mungkin lebih). Program ini merupakan program kerja sama antara pihak prodi dari kampus saya dan PT. INKA. Keuntungannya mengikuti program magang ini banyak loh: dapat SKS, bisa sekaligus mengerjakan TA, dapat pengalaman bekerja di dunia nyata, dapat ilmu tentang software engineering semacam ANSYS, Universal Mechanisms dan VAMPIRE, dan juga digaji! 😀

Saya pun berangkat dari rumah hari Jumat, 30 Mei jam 20.00 menggunakan kereta Turangga dan sampai di tujuan keesokan harinya jam 05.45. Sesampainya di Madiun, banyak sekali hal yang sangat berbeda dibandingkan dengan tempat asal saya, Bandung.

Panas!

Ya, di sini panas  banget! Sesampainya di Madiun, badan saya mulai ‘nggak betah’. Gampang banget berkeringat, beda banget sama Bandung yang walaupun tidak seperti sama jaman dulu, udaranya boleh dibilang sejuk. Baru beres mandi pagi aja udah keringetan. Pakai kipas angin juga gak mempan, rasanya cuma mendistribusikan panas doang, biar lebih merata….Pokoknya di sini paling enak pakai AC.

Panas di sini memuncak pada jam-jam makan siang, jam 1-2 an lah.  Kalau kepanasan, biasanya saya ‘nongkrong’ di Indomaret atau di ATM terdekat, hehehe..

Biaya hidup rendah

Heran sama yang satu ini. Harga makanan di sini murah banget. Kapan lagi bisa makan kenyang dengan hanya Rp 3000 ?

Menu andalan di sini adalah nasi pecel. Isinya terdiri dari: Nasi, bumbu pecel, tempe, rempeyek, ditambah dedaunan yang entah apa namanya itu. Harga Rp 3000 saja.

Ada lagi sih menu yang menurut saya lebih enak lagi, yaitu nasi jotos. Beuh, namanya sangar kan, jotos joss! Isinya: Nasi, oseng tempe, tahu, serundeng, mie, dan sambal. Harga juga Rp 3000 saja.

Kost-kost di sini juga murah, cuma 300 ribu per bulannya. Ada juga yang harganya 200 ribu dan 150 ribu, tapi ya seadanya aja, cuma tempat tidur doang haha. Yang mewah juga ada sih, sudah pakai AC. ada tv kabel dan kamar mandi di dalam, tapi di sini jarang ada kost mewah.

Sepi!

Nah ini lah yang membuat saya terheran-heran. Di sini sepi! Nyari angkot aja susah banget. Kalau ada angkot lewat berarti sedang terjadi keajaiban pada saat itu hahaha. Di tempat saya sekarang, angkot paling cuma muncul 1 kali setiap 2 jam. Jadi kalau mau ke mana-mana, paling enak naik motor. Bisa juga sih pakai becak, tapi kalau gak bisa bahasa jawa, suka dinaikin harganya, jahat 😦

Enaknya, jalanan di Madiun itu besar-besar, bersih, gak ada jalan bolong-bolong, gak macet pula. Duh, coba jalanan seperti ini ada di Bandung yah…

Ya, sekian dulu cerita saya di Madiun ini. Nanti akan saya share lagi cerita menarik lainnya.

Advertisements

5 thoughts on “Madiun, kota yang sepi

  1. […] dari dulu sampai sekarang paling jauh cuma pergi ke Cirebon dan Tasikmalaya aja hahaha. (btw, sekarang saya ada di Madiun, akhirnya merasakan pergi jauh, gak cuma ke Cirebon dan Tasikmalaya aja […]

  2. Ngatwie Kastur

    Byuh gan ceritanya sadis bingittt hehehehehe…….. Kenapa ane bilang begetow karena madiun yg notabene kotamadya atau kota menengah saja dibilang sepi, lantas bijiimene dgn kota-kota kecil lainya seperti Blora, Bondowoso, Sampang, Magetan, Pacitan, dll keadaanya malah lebih tragis lagi dong, SUPERSEPI secara bukan kotamadya.

    • terima kasih gan udah mbaca postingan saya!
      hehe iya gan mohon maaf kalau cerita ane sadis..maklum, saya tumbuh besar di kota yang padat penduduk..

      tapi saya seneng loh sama tempat yang sepi. aman, tentram, tenang, damai, nyaman deh pokoknya. apalagi di magetan, saya seneng banget di sana, banyak pohonnya gan 😀

      • Gan, senin ini gue penempatan madiun… Pengen juga sih ngerasain kota sepi, soalnya jakarta kemana mana macet.. See u in madiun..

      • Wah, penempatan di mana gan?
        Good luck di Madiun, semoga betah. Saya malah kangen banget sama Madiun, tapi belum ada waktu mau ke sana, dan gak ada teman juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s